Aneka Masakan Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Kebiasaan Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebiasaan Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan

Download Gratis Ebook Tahapan Masa Kehamilan

Diposting oleh Unknown on 5 Jun 2013

Kehamilan adalah salah satu perubahan fisik terbesar yang dialami perempuan. Sejumlah perubahan luar biasa akan terjadi dalam tubuh dan hidup Anda. Anda tentu ingin mengetahui perubahan apa saja yang terjadi pada si ibu maupun kondisi janinnya dalam setiap tahapan kehamilan. Anda juga tentu ingin tahu apakah kehamilan dan janin dalam kondis normal?

Mendapatkan informasi tentang hal-hal yang mungkin terjadi dalam persalinan dan kelahiran bisa membuat Anda lebih percaya diri untuk melalui seluruh pengalaman ini.

Dengan mengecek masa kehamilan dan kondisi janin dalam kandungan, Anda akan mengetahui tahapan-tahapan apa saja yang akan dilalui hingga waktu kelahiran tiba.

Yuk, cek tahapannya melalui e-book gratis ini. Meski gratis, tahapan-tahapan kehamilan yang ada di ebook ini cukup lengkap, mulai dari umur kehamilan di minggu pertama hingga umur kehamilan memasuki saat-saat mendekati proses melahirkan di minggu ke 40.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan di download saja ebook gratis: Tahapan Masa Kehamilan. Klik button download di bawah ini untuk mendownload ebook Tahapan Masa kehamilan: 


Akhirul kata, semoga bermanfaat..

More about → Download Gratis Ebook Tahapan Masa Kehamilan

Tips Mengurangi Mual Saat Hamil

Diposting oleh Unknown on 6 Mei 2013


Kalau boleh memilih, tentu semua calon ibu memilih hamil tanpa mual dan muntah. Sayangnya, mual atau tidak mual bukan kondisi yang bisa diciptakan dengan mudah, karena berhubungan dengan fisiologi tubuh calon ibu. Setiap tubuh wanita berbeda, itu pula yang membuat setiap kehamilan jadi berbeda. Mirip kondisi wanita selagi menstruasi - ada yang disertai sakit perut, ada yang tidak -  demikian pula kehamilan, ada yang disertai mual, ada yang tidak.

Kehamilan dengan atau tanpa mual, sama normalnya. Tidak mual selama hamil bukan indikasi bahaya bagi kehamilan atau janin. Kehamilan tanpa mual pun dapat berjalan aman dan tanpa komplikasi, sama seperti kehamilan dengan mual.

Yang bisa diupayakan calon ibu, menurut para ahli, adalah mengurangi mual, namun bukan menghilangkan sama sekali. Caranya:

  1. Makan sedikit-sedikit tapi sering dan tepat waktu. Lima kali makan lebih baik daripada tiga kali, karena jika perut sempat kosong, akan memicu mual.
  2. Makan saat baru bangun tidur, karena saat tidur biasanya kadar gula di dalam darah turun. Letakkan makanan ringan seperti biskut kering (rendah lemak) di sisi tempat tidur. Saat bangun, makan beberapa biskuit dan duduk di pinggir ranjang 20 – 30 menit sebelum berdiri.
  3. Pilih makanan tinggi protein dan karbohidrat.
  4. Hindari makanan berlemak, asam dan banyak bumbu.
  5. Banyak minum. Tapi hindari terlalu banyak minum saat makan. Minumlah di antara jam makan. Jumlah ideal, 10-12 gelas sehari.
  6. Yoghurt mengandung vitamin B yang membantu mengurangi rasa mual.
  7. Hiruplah wangi lemon! Anda dapat juga menambahkan potongan lemon dalam air minum ataupun teh Anda.
  8. Jahe juga ampuh melawan mual, sudah dikenal oleh nenek moyang kita sebagai obat tradisional saat hamil.
  9. Konsumsi suplemen vitamin B, konsultasikan dulu ke dokter kandungan.
  10. Makan snack anti-mual seperti pisang atau buah-buahan kering (misalnya anggur kering atau sultana).
  11. Anggur dan melon membantu tubuh mendapat cairan tanpa rasa nek.
  12. Jangan minum kopi, cola ataupun minuman berkafein lainnya.
  13. Sediakan waktu bersantai. Bertukar cerita dan pengalaman bersama para calon ibu lainnya pun dapat membantu Anda terlepas dari stres yang bisa memperparah mual.
  14. Banyak hirup udara segar dan bergerak.
  15. Mendengarkan CD Anti Mual. Cara kerjanya, lagu-lagu di dalam CD ini memiliki irama dan frekuensi tetentu yang bisa "memutus" jalur pengiriman rangsang mual dari otak ke sistem pencernaan. Berlabel Morning Well, CD itu sudah dipasarkan di  AS, Inggris, Prancis, Australia dan Singapura.


Sumber: Majalah Ayah Bunda
More about → Tips Mengurangi Mual Saat Hamil

Pseudocyesis; Merasa Hamil Padahal Tidak

Diposting oleh Unknown on 6 Apr 2011

Hamil palsu atau dalam bahasa medis disebut dengan istilah pseudocyesis ini adalah satu keadaan di mana seorang wanita yang sebenarnya tidak hamil tapi merasa bahwa dirinya hamil. Gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita pseudocyesis ini sendiri memang layaknya seperti orang hamil sungguhan. Tidak menstruasi, mengalami mual-mual (morning sickness), ngidam, membesarnya kelenjar payudara dan bagian perut dan sebagainya.

Meskipun memiliki gejala dan kebiasaan seperti layaknya ibu hamil, para penderita pseudocyesis (dikenal dengan sebutan pseudopregnancy) ini sama sekali tak ada janin di rahimnya, karena memang pada dasarnya dia tidaklah sedang hamil meskipun perutnya kian hari kian gendut seperti layaknya ibu hamil. Dan ketika di USG pun memang dalam rahimnya tidak ada apa-apa. Ini yang membedakan pseudocyesis dengan hamil anggur (Mola hidatidosa), karena untuk ibu yang mengalami hamil anggur, ketika di USG dalam rahimnya ada semacam gelembung-gelembung cairan bening seperti buah anggur atau gelembung udara.

Konon menurut beberapa penelitian, pseudocyesis ini penyebab utamanya adalah masalah emosional dan psikologis, seperti karena keinginan yang kuat untuk hamil, sehingga dirinya merasa mengalami proses kehamilan. Biasanya hal ini terjadi saat ada seseorang didekatnya ada yang sedang hamil. Hal inilah yang kemudian membuat ia seperti tersugesti bahwa dirinya pun sedang hamil.

Salah sebuah penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara pseudocyesis dengan kelenjar pituitary (pusat produksi hormon selama kehamilan). Ketidakseimbangan hormon ini sering dipicu oleh stres dan kecemasan, sehingga dapat menyebabkan perubahan emosi dan psikologis yang mengarah pada kepercayaan atas sesuatu yang sangat diharapkannya. Perempuan yang mengalami kondisi ini sudah seharusnya melakukan konseling karena memang penyebab utamanya adalah soal emosional dan psikologis.
More about → Pseudocyesis; Merasa Hamil Padahal Tidak

Ibu Hamil yang Peminum Ringan dan Dampaknya Pada Janin

Diposting oleh Unknown on 8 Mar 2011

Pada artikel sebelumnya saya pernah menulis bahwa tak ada batas aman untuk mengonsumsi alkohol bagi ibu hamil, dan meski artikel tersebut tak sepenuhnya salah saya ingin memberi satu sudut pandang berbeda dalam hal konsumsi alkohol bagi ibu hamil ini terkait temuan saya baru-baru ini tentang dampak alkohol bagi ibu hamil mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas London yang mengumumkan hasil penelitiannya pada akhir tahun 2007 silam.

Pada saat itu peneliti mengambil responden sebanyak 11.500 anak yang lahir di inggris. Anak-anak tersebut dilaporkan lahir dari ibu yang gemar minum. Peneliti kemudian membagi ibu anak-anak ini dalam beberapa kelompok. Kelompok anti minum alkohol yakni ibu yang tidak minum, tetapi gemar minum, baik sebelum maupun sesudah kehamilan. Peminum ringan, yakni ibu yang minum 1-2 gelas seminggu. Kelompok moderat, yakni sang ibu biasa minum 3-6 gelas seminggu atau 5 gelas dalam satu waktu. Adapun peminum berat yang biasa meminum 7 gelas lebih dalam seminggu.

Dan hasilnya ternyata cukup mengejutkan, yakni ternyata meminum satu hingga dua gelas alkohol selama masa kehamilan, tidak membahayakan janin. Peneliti membuktikannya dengan mengikuti perkembangan anak sampai mereka berumur lima tahun—yang ibunya bisa dikategorikan sebagai peminum ringan. Peneliti tidak menemukan adanya kelainan sikap ataupun masalah kognitif pada anak-anak ini saat dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya sama sekali anti minuman keras.

Meski hasil penelitian ini nyata-nyata ditenaatang oleh banyak dokter dan lembaga kesehatan, para peneliti dari Universitas London yang melakukan penelitian ini bersikukuh tidak ada hubungan sebab akibat antara kebiasaan meminum alkohol dengan bahaya kesehatan terhadap janin. Studi sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok peneliti yang sama, menemukan bahwa kebiasaan ibu meminum alkohol sedikit selama kehamilan nyatanya tidak membahayakan janin.
More about → Ibu Hamil yang Peminum Ringan dan Dampaknya Pada Janin